Full width home advertisement

Buku

Post Page Advertisement [Top]


Boleh sih rajin main media sosial, main game, atau nonton tapi baca buku jangan sampai lupa ya.

Mengapa?

Entah kenapa, aku berpikirnya bahwasanya pengetahuan itu sebagian besar didapatkan dari buku, bukan dari media lainnya. Gampangannya aja, selama ini kita belajar akademis menggunakan buku kan?

Kalau ingin memahami teori Freud, baca aja bukunya Freud (contohnya buku The Interpretation of Dreams). Kalau ingin memahami teori Jung, baca aja bukunya Jung. Kalau mau paham Quran, baca aja tafsir Ibnu Katsir. Gampang kan?

Bayangkan aja, betapa melimpahnya ilmu di sekitar kita. Kita tinggal membacanya saja seperti membaca novel.

Aku jadi ingat, dulu ada seorang alim yang nggak bisa lepas dari kegiatan membaca buku. Bahkan, makanannya pun dijadikannya bubur supaya nggak habis waktunya buat mengunyah.

Supaya lebih semangat baca, monggo dibaca: Gila Baca ala Ulama. Kalau sudah dibaca, balik ke blog ini lagi ya.

Nah, jadi jangan membatasi diri dengan hanya membaca sekian buku aja perbulan. Kalau bisa lebih banyak, kenapa harus dibatasi kan?

Sumber Gambar:

https://wtop.com/wp-content/uploads/2016/08/ThinkstockPhotos-485478762-727x485.jpg

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib